Leave Your Message
Silinder Baja Tahan Karat untuk Sistem Tenaga Surya
Tangki Air Tenaga Surya

Silinder Baja Tahan Karat untuk Sistem Tenaga Surya

200L – 500L

 

Sistem pemanas air tenaga surya adalah teknologi yang menggunakan energi dari matahari untuk memanaskan air untuk keperluan rumah tangga, komersial, atau industri. Sistem ini merupakan alternatif ramah lingkungan dibandingkan metode pemanasan air konvensional, seperti pemanas listrik atau gas, karena secara signifikan mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon.

    Rentang Produk

    Tangki Air Tenaga Surya

    Bahan Silinder

    Baja tahan karat SUS304/SUS316L/Duplex

    Rentang Volume

    50L-500L

    Cangkang luar

    Papan warna atau baja tahan karat

    KONEKSI

    1/2”, 3/4”, 1”, 5/4”, 6/4”, 2”

    Tekanan Kerja

    0,6 MPa

    Tekanan Maksimum

    1,0 MPa

    Kumparan pengganti

    Opsional, Φ22mm, Φ28mm, Φ32mm.

    Sistem Pemanas Air Tenaga Surya

    Kolektor Surya:
    Kolektor Pelat Datar: Sebuah kotak besar dan datar dengan pelat penyerap berwarna gelap yang menyerap sinar matahari, sehingga memanaskan air atau cairan di dalamnya.

    Tangki Penyimpanan:
    Tangki berinsulasi yang menyimpan air panas yang dipanaskan oleh kolektor surya. Ukuran tangki bergantung pada kapasitas sistem dan kebutuhan air panas.
    Penukar Panas (pada sistem tidak langsung):

    Mentransfer panas dari fluida yang dipanaskan oleh matahari ke air di dalam tangki penyimpanan, terutama di daerah-daerah di mana kondisi pembekuan menjadi masalah.

    Pemanas Cadangan:
    Memberikan pemanasan tambahan ketika energi matahari tidak mencukupi, seperti saat hari berawan atau periode permintaan tinggi. Pemanas cadangan dapat berupa listrik, gas, atau terintegrasi ke dalam tangki.

    Cara Kerja Sistem Pemanas Air Tenaga Surya

    Pemanfaatan Energi Matahari: Kolektor surya menyerap sinar matahari dan mengubahnya menjadi panas. Panas ini kemudian dialirkan ke air atau cairan penghantar panas di dalam sistem.

    Transfer Panas ke Penyimpanan:
    Pada sistem langsung, air bersirkulasi langsung melalui kolektor dan masuk ke tangki penyimpanan.
    Pada sistem tidak langsung, fluida penghantar panas (seperti antibeku) dipanaskan di kolektor dan kemudian melewati kumparan penukar panas, menghangatkan air di tangki penyimpanan.
    Penyimpanan: Air panas disimpan dalam tangki berinsulasi hingga dibutuhkan.
    Distribusi: Saat air panas dibutuhkan, air diambil dari tangki penyimpanan dan disalurkan ke keran, pancuran, atau peralatan.
    Pemanas Cadangan: Jika air yang dipanaskan oleh tenaga surya tidak cukup panas, pemanas cadangan akan menaikkan suhu hingga tingkat yang diinginkan.

    Manfaat Sistem Pemanas Air Tenaga Surya:
    Penghematan Energi: Mengurangi ketergantungan pada listrik atau gas, sehingga menurunkan tagihan utilitas.
    Dampak Lingkungan: Meminimalkan jejak karbon dengan menggunakan energi terbarukan.
    Biaya Operasional Rendah: Setelah instalasi awal, biaya operasional sangat minimal karena energi surya gratis.
    Daya tahan: Pemanas air tenaga surya dapat bertahan 20 tahun atau lebih dengan perawatan yang tepat.

    Aplikasi:
    Perumahan: Digunakan untuk kebutuhan air panas rumah tangga, termasuk mandi, mencuci, dan memanaskan kolam renang.
    Komersial: Digunakan di hotel, rumah sakit, tempat laundry, dan fasilitas lain dengan permintaan air panas yang tinggi.
    Industri: Untuk proses yang membutuhkan air panas, seperti pengolahan makanan atau pembersihan.
    Sistem pemanas air tenaga surya adalah cara yang efisien dan berkelanjutan untuk memanfaatkan energi matahari untuk kebutuhan pemanasan air sehari-hari.
    Instalasi sistem tenaga surya SST